HeadlinePolitik

UTA_YOH Dukung Tunda Pilkada, Safri : Sesama Politisi Tak Perlu Spekulasi Lawan Keputusan Negara

FAKFAK, kabarfakfak.com – Pasangan Bakal Calon Bupati Fakfak dan Wakil Bupati Fakfak Untung Tamsil–Yohana Dina Hindom (UTA_YOH) menilai rencana penundaan Pilkada 23 September 2020 merupakan keputusan yang sangat tepat, mengingat saat ini Bangsa Indonesia tengah dilanda wabah Virus Corona atau Covid-19.

Hal teresebut disampaikan Safri Adam Rumagesan, salah satu Ketua Tim Pemenangan UTA_YOH Bakal Calon Bupati Fakfak dan Wakil Bupati Fakfak kepada media, Selasa (7/4/2020) sore tadi.

“Keselamatan rakyat akibat wabah Covid-19 lebih penting dari hajat Politik Pilkada lima tahunan. Unttuk itu, kami UTA_YOH sangat mendukung rencana penundaan Pikada,”ujar Safri sapaan akrabnya.

Dalam kacamata tokoh muda anak negeri yang juga politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Fakfak ini bahwa sangat tidak logis, jika pesta demokrasi tetap dilaksanakan ditengah bencana Wabah Corona.

“Saya mengharapkan kepada rekan-rekan sesama politisi tidak perlu berspekulasi dengan membuat narasi yang melawan keputusan negara.  wajib hukumnya kita mentaati dan melaksanakan keputusan tersebut. Jika itu penundaannya ditahun ini ataupun tahun depan maka sebagai warga negara yang baik kita siap mengikutinya,”pintanya.

Terkait dengan penundaan waktu Pilkada, UTA_YOH akan lebih siap dengan melakukan beberapa strategi terpadu, dan terintegrasi, dengan begitu.Safri meyakini dan optimis UTA_YOH akan menang pada Pilkada nanti.

“Alasan UTA_YOH menang karena dari sekian calon Independen kami memiliki dukungan yang cukup representatif keterwakilan masyarakat kecil akar rumput, termasuk PNS yang butuh pemimpin baru, dan itu adalah anak Fakfak,”tandasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close