HeadlineMetro Fakfak

19 Warga Kabupaten Sorong Terlantar di Fakfak

FAKFAK, kabarfakfak.com – Sebanyak 19 Warga asal Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat terlantar di Kabupaten Fakfak karena lockdown terbatas akibat Pandemi Covid-19.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerimis Cabang Fakfak Andry M. R. Laritembun mengatakan, saat ini 19 orang itu tertampung di Sekretariat LBH Gerimis Kabupaten Fakfak.

“Mereka adalah karyawan PT, Hakersan yang bergerak dibidang kayu log di Distrik Karas Kabupaten Fakfak, yang diduga di PHK sepihak oleh perusahaan tersebut, sehingga mereka ingin kembali ke daerah asal di Kabupaten Sorong,”kata Andry sapaan akrabnya, Sabtu (9/5/2020) sore kemarin.

Menurutnya, sudah ada upaya dari LBH Gerimis untuk 19 orang bisa kembali ke Sorong, namun belum membuahkan hasil, lantaran belum mendapatkan persetujuan keberangkatan dari Pemerintah Kabupaten Sorong.

“Setelah kami koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sorong dan juga Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sorong, malah mereka minta surat dari Pemerintah Kabupaten Fakfak sesuai dengan SOP atau Standar Operasional Prosedur, baru 19 orang bisa berangkat ke Kabupaten Sorong,”kata Andry.

Terkait hal itu, Andry meminta kepada Pemerintah Kabupaten Fakfak untuk membuat surat kepada Pemerintah Kabupaten Sorong, sehingga 19 orang warganya bisa diberangkatkan.

“Saya baru saja konfirmasih via WhatsApp dengan Pak Sekda Kabupaten Sorong yang juga Ketua Gugus Covid-19 Kabupaten Sorong, beliau bilang harus ada surat dari Pemda Kabupaten Fakfak yang meminta untuk 19 orang berangkat ke daerah asalnya di Kabupaten Sorong,”tandasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close