HeadlineMetro Fakfak

Cegah Covid-19, Bupati Fakfak Imbau Umat Muslim Tetap Mengikuti Fatwa MUI dan Menteri Agama

FAKFAK, kabarfakfak.com – Bupati Fakfak Dr. Mohammad Uawanas M.Si menghimbau kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat untuk tetap mengikuti saran pemerintah, Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Surat Edaran Menteri Agama dalam menghadapi wabah Covid-19 yang melanda dunia dan Indonesia saat ini.

Himbauan Bupati ini sudah merupakan kesekian kalinya setelah pertemuan lintas Tokoh Agama sekaligus doa bersama di Rumah Negara beberapa bulan lalu, namun masih ada Umat Muslim yang melaksanakan Sholat berjamaah di Masjid, di Kabupaten Fakfak.

“Saya kasitau buat saudara-saudara saya kaum muslimin dan muslimat, kita tidak mau bicara dalam pertimbangan apapun, tetapi kita mau lihat bagaimana supaya semua orang bebas dari virus corona, kalau bisa Fatwah MUI dan Surat Edaran Menteri Agama diindahkan,”ujar Bupati Fakfak usai pertemuan lintas sektroral di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, Senin (11/5/2020).

Bupati.mengatakan, meskipun Ramadhan tahun ini di warnai dengan situasi pandemi Covid-19, namun kegembiraan dan semangat untuk menyambutnya tak boleh surut.

“Umat muslim harus tetap meningkatkan keimanan dan memperbanyak ritual ibadah yang bisa dilakukan walaupun hanya di rumah. Seperti tadarus Al-Qur’an, qiyamul lail, atau shalat tarawih,”kata Bupati.

Menurut Bupati, membaca Al-Quran bukan hanya berhenti di satu waktu. Setiap saat dan setiap hari tentunya kita diperintahkan Allah SWT untuk membacanya dan menjadikannya sebagai pedoman. Membaca Al-Quran di bulan Ramadhan tentu memiliki keutamaan tersendiri bagi seorang muslim.

“Pahala bagi yang membaca Al-quran pun luar biasa besar dan dilipatgandakan. Sebagai mana sabda Rasulullah “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR Tirmidzi),”jelas Bupati.

Jika membaca Al-Qur’an, kata Bupati akan menuai kebaikan dan pahalanya dilipatgandakan, bagaimana jika dibaca di bulan yang penuh keberkahan ini? Tentu akan lebih banyak lagi kebaikan serta ganjaran yang akan diraih bagi siapa yang membacanya.

“Kata Rasulullah SAW kalau ada virus harus hindari, lari sekencang-kencangnya sama seperti kita dikejar singa, saya kira tidak ada sedikitpun pahala dikurangi oleh Allah dalam Ramadhan ini,”tandasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close