Metro Fakfak

Benjamin Hombore : Kalau Rasa Memiliki Lahan Bandara Siboru, Dikasih Undangan Hadir Selesaikan

FAKFAK, kabarfakfak.com – Kepala Kampung Siboru Benjamin Hombore sangat menyangkan sikap keluarga atau pihak lain yang merasa memiliki lahan bandara Siboru, tetapi setelah diundang tidak hadir dalam sidang adat yang digelar, Selasa (9/6/2020) lalu.

“Kalau rasa memiliki hak atas lahan bandara siboru dikasih undangan hadir untuk menyelesaikan persoalan, bukan media sosial tempat menyelesaikan,”ujar Benjamin Hombore, Rabu (10/6/2020).

Meski tidak hadir dalam sidang ada itu, menurut Benjamin, keputusan adat sesuai prosedur dan sudah final, karena kurang lebih 11 marga yang mengakui bahwa, lahan bandara Siboru adalah milik marga Hombore.

“Perwakilan marga yang mengakui dalam sidang adat itu yaitu Ruben Patipi, Paulus Uss, Yahya Tuturop, Gabriel Hegemur, Tanghama dari Danaweria, Adrian Kabes dari Werba, Hendrikus Kabes dari Wefra, Amatus Tuturop, Din Patiran, Apner Werwanas, Kristian Namma,”pungkasnya.

Dia mengakui, Kabupaten Fakfak memiliki filosofi Satu Tungku Tiga Batu yang mempererat silaturahmi tanpa mengenal status sosial dalam wadah persaudaraan.yang dipandang perlu ada persoalan diselesaikan baik, bukan mengadu argumen di media atau media sosial.

“Kalau ada keluarga yang tidak sepaham dengan kami, datang ke rumah lalu kita bicara baik-baik, jangan hanya komentar di media, maupun media sosial,”kata Benjamin Hombore.

Ditambahkannya, pembangunan bandara baru di Soboru tetap dilaksanakan, tidak bisa seoarpun berhak menghalangi atau memalang.

“Pembangunan bandara ini untuk anak cucu kita, kalau katorang pung anak selesai sekolah bisa kerja di Bandara,”tandasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close