Politik

KPU Fakfak Sosialisasi PKPU No 5 Tahun 2020 Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

FAKFAK, kabarfakfak.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Fakfak menggelar sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 5 tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas PKPU nomor 15 tahun 2019 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2020.

Sosialisasi ini dilaksanakan di Gedung Windert Tuare Kabupaten Fakfak, Senin (22/6/2020) kemarin dihadiri pimpinan Partai Politik, organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaaan, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan empat Kepala Distrik menggunakan protokol kesehatan Covid -19.

Puluhan tamu undangan yang mengikuti sosialisasi ini diwajibkan mencuci tangan sebelum masuk ruangan, mengenakan masker dan tetap menjaga jarak selama kegiatan berlangsung.

Bupati Fakfak diwakili Plt. Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Fakfak Aroby Hindom, S.Sos, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Fakfak tetap mendukung pelaksanaan Pilkada Fakfak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Dukungan Pemerintah Daerah untuk pelaksanaan Pilkda di Kabupaten Fakfak dimana telah mengalokasikan dana NPHD bahkan refocusing anggaran untuk KPU dan Bawaslu Fakfak guna menunjang pelaksanaan pemilukada yang dilaksanakan pada 9 Desember 2020,”ujarnya.

Dia berharap, peserta dapat mengikuti sosialisasi dengan baik sehingga pelaksanaan dilapangan nanti tidak ada yang salah.

“Bahkan pesan bapak Bupati, setiap pelaksanaan tahapan pilkada hingga menuju pemungutan suara pada 9 Desember 2020 tetap harus mengikuti protokol kesehatan Covid -19.”pintanya.

Sementara itu, Ketua KPU Fakfak, Dihuru Dikry Radjaloa, SP berharap, agar sosialisasi PKPU nomor 5 tahun 2020 dapat diteruskan ke masyarakat luas sehingga masyarakat dapat memahami tahapan Pilkada yang akan dilaksanakan KPU Fakfak hingga saat pelaksanaan pemungutan suara 9 Desember 2020.

“Sebenarnya dengan keterbukaan informasi yang semakin meluas masyarakat bisa saja mengaksesnya namun kewajiban KPU untuk melaksanakan sosialisasi PKPU tersebut, dengan harapan masyarakat dapat mengetahui dan memahami tahapan Pilkada yang mengalami pergeseran,”ujarnya.

Ketua KPU mengatakan, susksesnya Pilkada bukan saja menjadi tanggungjawab KPU sebagai penyelangfara melainkan tanggungjawab seluruh lapisan masyarakat.

“Saya berharap, dengan sosialisasi tahapan Pilkada yang mengalami pergeseran ini maka target partisipasi masyarakat pada pelaksanaan pemilihan di tanggal 9 Desember 2020 dapat meningkat target 75 persen partisipasi pemilih,”pintanya.

Dia juga mengatakan, dalam pelaksanaan tahapan Pilkada 2020 di tengah wabah Covid -19, KPU Fakfak tetap menggunakan protokol kesehatan Covid -19, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Fakfak. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close