Politik

Hasan Kulya Kaget KTP-nya Dicatut untuk Salah Satu Bapaslon Independen

FAKFAK, kabarfakfak.com – Hasan Kulya salah seorang warga RT 02 Kelurahan Fakfak Utara Distrik Fakfak Kabupaten Fakfak Papua Barat mengaku kaget setelah mengetahui data KTP Eelektroniknya digunakan atau dicatut untuk dukungan salah satu Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Independen dalam Pilkada Kabupaten Fakfak 2020.

Pensiunan Pegawai LPP RRI ini merasa kaget setelah petugas Verifikasi Faktual (Verfak) dari PPS, dan LO Bapaslon Independen diawasi Panwaslu mendatangi rumahnya dan menanyakan keabsaan dukungan bapaslon Independen.

“Saya tidak pernah memberikan KTP untuk mendukung bakal pasangan calon independen,”ujar Hasan di Kantor Bawaslu Kabupaten Fakfak, Rabu (8/7/2020) siang.

Setahu Hasan, KTP-nya hanya digunakan untuk kepentingan kredit di Bank saat masih aktif sebagai ASN, dan tidak digunakan untuk mendukung bapaslon Independen.

“Untuk itu saya keberatan dan menolak KTP saya digunakan untuk dukungan bakal pasangan calon independen,”tegasnya.

Dia menceritakan, setelah mengajukan keberatan di hadapan petugas Verfak, petugas Verfak memintanya mengisi formulir BA-5 KWK atau form keberatan, yang isinya pernyataan tidak mendukung.

“Setelah saya mengisi form keberatan, esok harinya langsung saya melaporkan ke Bawaslu Kabupaten Fakfak, seperti hari ini anda (wartawan,red) melihat saya ada disini,”ujarnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close