Politik

Bawaslu Fakfak Terima 23 Laporan Dugaan Pelanggaran Verfak Perseorangan Pilkada 2020

FAKFAK, kabarfakfak.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Fakfak telah menerima laporan dugaan pelanggaran tahapan verifikasi faktual (verfak) jalur Perseorangan Pilkada 2020.

Koordinator Divisi Hukum Penindakan dan Pelanggaran Sengketa Bawaslu Kabupaten Fakfak Abdul Tanggi Irirwanas, S.Si menyebutkan, pihaknya telah menerima 23 laporan dari masyarakat.

“Dari 23 laporan itu, 13 yang kami sudah register, yang lainnya melengkapi formil, materill,”ujar Tanggi sapaan akrabnya saat konferensi pers di ruang Media Center Bawaslu Kabupaten Fakfak, Kamis (9/7/2020).

Menurutnya, dugaan pelanggaran berupa pencatutan nama dukungan bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan pada Pilkada Kabupaten Fakfak tahun 2020.

“Jadi pelanggaran ini tidak saja hanya satu bakal pasangan calon saja tetapi hampir semuanya, sehingga saat ini sedang kita melakukan peroses klarifikasi dan isnya Allah hari minggu 12 Juli 2020 kita sampaikan hasilnya,”kata Tanggi.

Terkait dugaan pelanggaran mencatut identas untuk mendukung Bapaslon Perseorangan, lanjut Tanggi, diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

“Pada pasal 185 A menyataka bahwa, setiap orang dengan sengaja memalsukan daftar dukungan terhadap calon perseorangan dipidana dengan pidana penjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan dan denda paling sedikit Rp 36 juta,”jelasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close