Politik

Bawaslu Fakfak Gelar Rakernis Penanganan Temuan dan Laporan Pelanggaran Pilkada 2020

Suasana Koordinator Divisi Hukum Penindakan dan Pelanggaran Sengketa Abdul Tanggi Irirwanas, S.Si menyampaikan materi pada Rakernis Penanganan Temuan dan Laporan Pelanggaran dalam Pemilukada 2020/foto monces.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Fakfak gelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Penanganan Temuan dan Laporan Pelanggaran dalam Pemilukada 2020, di meeting room lantai 5 Hotel Grand Papua Fakfak, Rabu (29/7/2020).

Rakernis itu dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Fakfak Fachry Tukuwain dihadiri Koodinator Divisi SDM, Organisasi Data dan Informasih, Yanpith Kambu, S.AP dan Koordinator Divisi Hukum Penindakan dan Pelanggaran Sengketa Abdul Tanggi Irirwanas, S.Si, dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Fakfak Sitti Hadidja Iha, S.E.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu mengharapkan peserta Rakernis Panwaslu Distrik benar-benar memahami materi yang disampaikan Narasumber.

“Kenapa saya tekankan ini supaya kita tidak keliru dalam menangani temuan dan pelanggaran Pemilu, yang sudah diatur oleh peraturan maupun undang-undang,”tegasnya.

Ketua Panitia Wa Ode Indah Komala Sari dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk penguatan kelembagaan Panwas Distrik dalam Penanganan Pelanggaran dalam Pemilukada Tạhun 2020.

“Semoga Rakernis ini dapat membekali panwas Distrik deam menangani Pelanggaran dalam pemilukada tahun 2020 sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berkaku,”ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum Penindakan dan Pelanggaran Sengketa Abdul Tanggi Irirwanas, S.Si sebagai Narasumber utama dalam materinya lebih fokus pada teknis Penanganan Temuan dan Laporan Pelanggaran Pemilu sebagaimana diatur dalam Perbawaslu No 14 tahun 2017.

“Peraturan tersebut menjelaskan bahwa, dalam penanganan dugaan pelanggaran pemilihan, Panwaslu dapat dibantu pegawai jajaran sekretariat jenderal dan sekretariat pengawas pemilihan sesuai tingkatannya, yang mendapat surat tugas untuk melaksanakan pengawasan dari ketua, anggota Bawaslu,”pungkasnya.

Sambungnya, tugas wewenang Panwaslu adalah, mengawasi persiapan penyelenggaraan Pemilu, mengawasi pelaksanaan tahapan penyelenggaraan Pemilu, memantau atas pelaksanaan tindak lanjut penanganan pelanggaran pidana Pemilu oleh instansi yang berwenang dan mengawasi atas pelaksanaan putusan pelanggaran Pemilu.

“Sedangkan wewenangnya adalah menerima laporan dugaan pelanggaran terhadap pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai Pemilu, dannmengkaji laporan, temuan, dan merekomendasikan,”ujarnya.

Diuraikannya, pelanggaran Pemilihan meliputi, Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilihan, Pelanggaran Administrasi Pemilihan; dan/atau Tindak Pidana Pemilihan, dan Sengketa Pemilihan.

“Jadi prosedur penanganan tindak pidana pelanggaran pidana pemilukada 2020, yaitu Temuan dan Laporan,”ujarnya lagi.

Dijelaskannya, temuan adalah hasil pengawasan Pengawas Pemilu yang mengandung dugaan pelanggaran Pemilu (Form A Pengawasan).

“Sedangkan laporan dugaan pelanggaran adalah laporan yang disampaikan secara tertulis oleh pelapor kepada Pengawas pemilu tentang dugaan terjadinya pelanggaran,”jelasnya. [monces]

Suasana Ketua Panitia Wa Ode Indah Komala Sar menyampaikan laporannya pada Rakernis Penanganan Temuan dan Laporan Pelanggaran dalam Pemilukada 2020/foto monces.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close