Politik

Bawaslu Fakfak Gelar Musyawarah Sengketa Pasangan DOAMU Terhadap KPU

FAKFAK, kabarfakfak.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Fakfak, Jumat (14/8/2020) siang menggelar sidang musyawarah sengketa jalur perseorangan bakal pasangan calon Bupati Fakfak dan bakal calon Wakil Bupati Fakfak Donatus Nimbitkendik – H. Mustaqhfirin akronim DOAMU sebagai Pemohon dan KPU Fakfak sebagai Termohon.

Musyawarah dipimpin Ketua Bawaslu Fachry Tukuwain selaku Ketua Majelis didampingi Anggota Bawaslu selaku Anggota Majelis Abdul Tanggi Irirwanas, S.Si Koordinator Divisi Hukum Penindakan dan Pelanggaran Sengketa, dan Yanpith Kambu, S.AP Koordinator Divisi SDM dan Organisasi.

Hadir pihak Pemohon yaitu, bakal calon Bupati Fakfak Donatus Nimbitkendik dan bakal calon Wakil Bupati Fakfak H. Mustaqhfirin dan pihak Termohon Kuasa Hukum KPU Kabupaten Fakfak Yunus Basary, S.H.

Musyawarah dengan agenda pembacaan permohonan pemohon sempat ditunda karena Sholat Jumat, sehingga Ketua Majelis menskors untuk dilanjutkan kembali puluk 14.00 WIT.

Ketua Majelis Fachry Tukuwain mempersilahkan Pemohon membacakan Permohonan pemohon dan dibacakan secara bergantian oleh Donatus Nimbitkendik dan H. Mustaqhfirin.

Dalam petitum permohonan meminta agar KPU Kabupaten Fakfak dapat menyatakan dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan atas nama Donatus Nimbetkendik dan H. Mustaghfirin memenuhi syarat jumlah dukungan dan pesebaran serta diberikan status “Diterima” dan KPU Kabupaten Fakfak memberikan tanda terima Penyerahan dan BA.1-KWK perseorangan perbaikan.

Selain itu, dalam permohonan juga meminta KPU Kabupaten Fakfak untuk menerima dan memeriksa kembali seluruh  dokumen syarat dukungan dan syarat pencalonan pasangan calon perseorangan atas nama Donatus Nimbetkendik, Bakal Calon Bupati dan H. Mustaghfirin Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Fakfak tahun 2020.

Sementara itu jawaban Termohon yang dibacakan Kuasa Hukum KPU Kabupaten Fakfak Yunus Basary, S.H menilai permohonan Pemohon kabur (obscuur libel) dikarenakan dalam permohonan pemohon antara yang dimohonkan dengan Petitum sangat tidak sejalan atau tidak sinkron.

Alasannya karena dalam permohonan pemohon antara yang dimohonkan dengan petitum sangat tidak sinkron sebagaimana terdapat dalam pokok permohonan pemohon pada poin enam nomor dua.

Yunus mengungkapkan, pada poin enam nomor dua permohonan pemohon menyatakan bahwa agar KPU Kabupaten Fakfak dapat menyatakan dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan atas nama Donatus Nimbetkendik dan H. Mustaghfirin memenuhi syarat jumlah dukungan dan pesebaran serta diberikan status “Diterima” dan KPU Kabupaten Fakfak memberikan tanda terima Penyerahan dan BA.1-KWK perseorangan perbaikan.

“Di dalam Petitum poin  tiga yang berbunyi memerintah kepada KPU Kabupaten Fakfak untuk menerima dan memeriksa kembali seluruh  dokumen syarat dukungan dan syarat pencalonan pasangan calon perseorangan atas nama Drs. Donatus Nimbetkendik, MT Bakal Calon Bupati dan Drs. H. Mustaghfirin, M. Si, Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Fakfak tahun 2020,”kata Yunus.

Dikatakannya, dalam permohonan terdapat dua Petitum yang mana isi dari masing-masing Petitum berbeda sehingga berdasarkan Hukum Acara Perdata Majelis Hakim tidak memiliki kewenangan untuk memilih Petitum mana yang akan dipakai untuk itu Permohonan Pemohon dinyatakan kabur atau obscuur libel.

Usai mendengarkan permohonan pemohon dan jawaban termohon, yang dibacakan dalam Musyawarah Terbuka, Ketua Majelis Fachry Tukuwain menunda jalannya musyawarah tersebut dan akan dilanjutkan, Sabtu (15/8/2020) pukul 14.00 WIT dengan agenda pemeriksaan alat bukti dan keterangan saksi. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close