Hukum & Kriminal

Kejari Fakfak Lidik Pembangunan Puskesmas dan Rumah Dokter Wartutin

FAKFAK, kabarfakfak.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Fakfak sedang melakukan penyelidikan terkait pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Rumah Doktrler di Distrik Wartutuin Kabupaten Fakfak.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Fakfak melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Hasrul, S.H mengatakan bahwa, pembangunan Puskesmas dan Rumah Dokter telah 100 persen rampung dikerjakan sejak tahun 2017, namun tidak dimanfaatkan.

“Indikasinya adalah tidak dimanfaatkan selama 3 tahun, dan belum menjadi asset milik Pemerintah Kabupaten Fakfak,”ujar Hasrul diruang kerjanya baru-baru ini.

Berdasarkan hasil survei, lanjut Kasi Pidsus, pelepasan tanah yang belum dibayar, padahal sebenarnya sebelum dibangun konstruksi, terlebih dahulu diselesaikan hak ulayat tanah.

“Nah, kami Kejaksaan mulai melakukan penyelidikan dari kualitas bangunannya, prmanfaatannya, lokasinya tepat atau tidak untuk dibangun disitu dan belum menjadi aset pemerintah daerah,”kata Hasrul.

Kasi Pidsus menyebutkan, Pembangunan Puskesmas bersumber dari DAK APBN tahun 2017 sebesar Rp 900 juta lebih dan Rumah Dokter bersumber dari DAK APBN tahun 2017 telah 100 persen rampung dikerjakan.

“Untuk pembangunan Puskesmas Kontraktornya bernisial HB, sedangkan untuk Rumah Dokter kontraktornya bernisial FA,”pungkasnya menambahkan telah memanggil sejumlah orang untuk dimintai keterangan termasuk kontraktor. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close