Hukum & Kriminal

APIP Dideadline Selesaikan Dugaan Penyalagunaan Dana Kampung di Dua Kampung Ini

FAKFAK, kabarfakfak.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Fakfak memberikan batas waktu atau deadline 60 hari kepada Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (Apip) guna menyelasaikan dugaan penyalagunaan dana kampug di Kampung Werabuan Distrik Wartutin dan Kampung Kapaurtuti Distrik Pariwari Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat.

“Jika tidak selesaikan dalam waktu yang ditentukan, maka kami kejaksaan akan bertindak,”kata Kasi Pidsus Kejari Fakfak Hasrul, S.H ditemui diruang kerjanya, Jumat pekan lalu.

Menurutnya, laporan dugaan penyalahgunaan dana kampung  yang masuk ke pihaknya merupakan dugaan penyimpangan pribadi yang dilakukan oleh oknum Kepala Kampung.

“Dugaan penyimpangan pribadi berdasarkan laporan dari masyarakat setempat datang menggunakan satu kendaraan truk ke Kejaksaan untuk memberikan laporan dugaan penyalagunaan dana kampung di dua desa tersebut,”ujarnya.

Kendati demikian, kata Hasrul, meskipun ada laporan tersebut tetap pertama yang harus dikedepankan yakni aspek preventif alias pencegahan.

“Jadi kita koordinasi dengan APIP karena mereka yang langsung membawahi terkait fungsi pemerintahan dan biar bagaimanapun namanya kampung merupakan bagian dari pemerintahan yang paling bawah,”jelasnya.

Hanya saja, jika ternyata dari laporan APIP ditemukan adanya indikasi penyimpangan atau APIP melakukan upaya penyelesaian secara administrasi dengan pengembalian kerugian negara atau lainnya. Namun, kalau sampai batas waktu tidak ada penyelesaian maka Kejaksaan Negeri akan bertindak.

“Dengan demikian, maka kami mempunyai dua alat bukti yakni laporan dari APIP dan laporan dari masyarakat dan akan langsung diperiksa. Sementara itu, APIP akan dijadikan sebagai ahli auditor saat pemeriksaan,”tandasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close