Politik

Oknum ASN Tak Netral “Like” dan “Komentar” Status Di Medsos Ditegur Bawaslu Fakfak

FAKFAK, kabarfakfak.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Fakfak menyoroti aktivitas sejumlah oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mulai mengabaikan netralitasnya jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Ada yang terpantau beraktivitas di media sosial (medsos) dan condong mendukung calon kepala daerah tertentu. Jika hal ini tidak segera diingatkan, mereka terancam sanksi.

Hal teraebut terjadi pada seorang ASN sedang terpantau melike dan mengkomentar status di Medsos beberapa hari lalu mendapat teguran secara lisan dan dipanggil untuk diklarifikasi Bawaslu Kabupaten Fakfak.

“Setelah klarifikasi langsung, kami Bawaslu memerintahkan menghapus komentar yang ada pada medsos”ujar Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Sengketa (HPPS) Bawaslu Kabupaten Fakfak Abdul Tanggi Irirwanas S.Si, Selasa (29/9/2020).

Terkait hal itu, Bawaslu Fakfak kembali himbauan keras kepada ASN untuk berhati-hati aktif menggunakan Medsos, tidak terlibat aktif memposting, Share (menyebar) dan menggugah konten-konten yang menyudutkan atau mendukung salah satu pihak atau calon.

“Ingat, ASN dilarang berpihak termasuk like status di media sosial. Like status mendukung salah satu calon, sama saja dengan tidal Netral,”tegasnha.

Netralitas ASN, sebut Irirwanas, diatur dalam Undang-undang ASN Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2004 tentang pembinaan jiwa Korps dan Kode Etik PNS, dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010, tentang disipin PNS.

“Intinya ASN harus Netral, tidak boleh berpihak kepada salah satu pasangan calon dalam bentuk Like atau komentar di Medsos,”pintanya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close