Politik

KPU Fakfak Cari 1.771 Orang Menjadi Anggota KPPS

FAKFAK, kabarfakfak.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Fakfak membuka perekrutan untuk mencari anggota Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bertugas menjadi panitia di TPS saat hari pencoblosan 9 Desember 2020.

Ketua KPU Kabupaten Fakfak melalui Divisi Sosialisasi, Partisipasi dan SDM, Yanuarius Kery Meak, S.Sos menyatakan, sebanyak 1.771 orang akan direkrut menjadi Anggota KPPS dengan rincian 7 Anggota KPPS dikali 253 TPS.

“Tuju anggota KPPS itu terdiri dari satu orang Ketua dan enam orang anggota KPPS “ujar Kery Meak diruang kerjanya, Senin (5/10/2020).

Dikatakannya, pendaftaran dan pengembalian berkas di mulai 7-14 Oktober 2020. Syaratnya, Warga Negara Indonesia (WNI) usia minimal 20-50 tahun.

“Setia terhadap Pancasila sebagai dasar Negara dan UUD 1945 dan Bineka Tunggal Ika serta cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945,”kata Kery Meak.

Selanjutnya, memiliki integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil. Tidak menjadi anggota partai politik, berdomisili dalam wilayah kerja KPPS. Mampu sehat jasmani rohani dan bebas dari penyalahgunaan Narkoba. Berpendidikan minimal SMA atau sederajat.

“Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum tetap, belum pernah menjabat dua kali dalam jabatan yang sama sebagai anggota KPPS. Tidak dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara Pemilu,”ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pembukaan pendaftaran penerimaan berkas, dan wawancara dimulai 7-14 Oktober, selanjutnya, verifikasi berkas 15-21 Oktober, pengumuman dan tanggapan masyarakat 22-28 Oktober, tahap klarifikasi 29 Oktober-3 November.

“Penyerahan berkas di KPU Fakfak 4-5 November, pengumuman anggota KPPS 4-6 November, penetapan 6 November, dan pelantikan dijadwal hingga akhir 23 November 2020,”jelasnya.

Ditambahkannya, bagi warga yang ingin mendaftar sebagai calon anggota KPPS, bisa datang di PPS kelurahan atau kampung masing-masing tempat berdomisilinya.

“Rekruitman anggota KPPS mengacu pada PKPU No 3 tahun 2018 tentang pembentukan dan tata kerja panitia pemilihan kecamatan, panitia pemungutan suara, dan kelompok penyelenggara pemungutan suara dalam Pemilu serentak 2020,”jelasnya lagi. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close