Metro Fakfak

Modestus Samponu Terpilih Sebagai Ketua PERMATA Fakfak Periode 2020-2023

FAKFAK, kabarfakfak.com – Modestus Samponu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Masyarakat Tanimbar (PERMATA) Kabupaten Fakfak Periode 2020-2023 dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) II PERMATA Kabupaten Fakfak tahun 2020 di Aula SD YPPK Santo Yohanis Gewerpe Fakfak, Sabtu (10/10/2020) sesuai Protokol Keseahatan CIVID-19.

Acara yang dibuka oleh Bupati Fakfak Mohammad Uswanas diwakili Asisten Bidang Pemerintahan Arobi Hindon berlangsung dalam suasana yang tertib dan kondusif diwarnai dengan tarian Tanimbar dan tarian kreasi modern (Modern Dancer) oleh putra-putri Tanimbar di Fakfak.

Modestus Samponu Pegawai KSOP Fakfak ini terpilih secara aklamasi setelah mengantongi dukuran dari 3 Wilayah Tanimbar di Fakfak yakni, Yamdema Timur, Yamdena Barat dan Tanimbar Utara/Larat Fordata.

Selain memilih Ketua PERMATA Kabupaten Fakfak periode 2020 – 2023, Musda juga berhasil menyepakati revisi Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART), serta menyusun Garis Besar Program Kerja PERMATA.

Ketua PERMATA Fakfak terpilih Modestus Samponu memberikan sambutan/foto monces.

Ketua terpilih sebagai Ketua Tim Formatur akan menyusun Kepengurusan PERMATA Kabupaten Fakfak periode 2020-2023, setelah itu akan dilantik.

Ketua PERMATA Kabupaten Fakfak Modestus Samponu dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Tanimbar di Kabupaten Fakfak yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya memimpin PERMATA Kabupaten Fakfak.

“Organisasi dapat berjalan baik, kalau ada dukungan dari bapak, ibu basudara semua masyarakat Tanimbar Kabupaten Fakfak, Mari kita Perkokoh Hubungan DUAN LOLAT dalam membangun Fakfak,”pintanya.

Sementara Bupati Fakfak dalam sambutannya disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan Arobi Hindom pada pembukaan Musda tersebut mengatakan, PERMATA harus lebih meningkatkan kemampuan untuk membangun komunikasi efektif dengan masyarakat maupun pemerintah daerah sehingga semua program yang dijalankan organisasi ini dapat disinergikan dengan kebijakan pemerintah.

Asistrn Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Fakfak, Arobi Hindom membuka dengan Resmi MUSDA II PERMATA Fakfak tahun 2020/foto monces.

“Sinergi ini tentunya akan membawa kita semakin kompak dalam membangun ke arah yang kita inginkan. Karena itu, kami berharap program kerja yang akan disusun nantinya dan kelengkapan struktur organisasi kepengurusan PERMATA Kabupaten Fakfak juga harus kuat, mantap serta mempunyai perencanaan yang matang,”ujarnya.

Dia berpesan agar Musda ini dapat berjalan dengan baik dan berlandaskan azas demokrasi. Karena siapapun yang terpilih menjadi ketua PERMATA Kabupaten Fakfak nantinya diharapkan dapat membuat perubahan terhadap kegiatan kepemudaan serta dapat menjadi motor penggerak bagi organisasi kepemudaan lainnya untuk sama-sama berperan aktif, sehingga menjadi salah satu kekuatan bagi pembangunan dalam rangka meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

“Saya mengharapkan kita semua untuk tetap mentaati Protokol Kesehatan COVID1-9 yang merupakan anjuran Pemerintah yaitu selalu menggunakan Masker saat berpergian keluar rumah, ke tempat umum dan berkoordinasi dengan orang, memperbiasakan diri untuk rajin mencuci tangan saat berinteraksi dan selalu menjaga jarak,”pintanya.

Senada juga disampaikan Ketua PERMATA Fakfak yang lama, Datje Metalmetty, dia menguraikan keberadaan orang Tanimbar di Kabupaten Fakfak, yang mempunyai aspek historis penting, karena sejak tahun 1930 an orang-orang Tanimbar sudah ada di Fakfak, dan telah ikut berpartisipasi dalam proses peradaban di Fakfak baik dibidang, pendidikan (contohnya) dan bidang kehidupan lainnya.

Sejarah mencatat melalui bidang pendidikan (contohnya) pembaruan dan pembangunan kabupaten fakfak sangat efektif dan strategis.

“Melalui bidang-bidang pelayanan tersebut, berbagai masalah sosial kemasyarakatan seperti perang suku, kebodohan dan keterbelakangan sedikit demi sedikit dapat diatasi,”kata Datje.

Menurutnya, keterangan historis yang singkat itu mengingatkan kita akan peranan orang Tanimbar di masa lalu, peranan para pendahulu kita memang patut dibanggakan, mengingat Kabupaten Fakfak khususnya dan Papua Barat serta Papua pada umumnya di zaman mereka sangat jauh berbeda dengan saat ini.

“Mereka tidak dilengkapi dengan fasilitas yang dapat menunjang pelaksanaan tugas dan pekerjaan mereka secara memadai, disisi lain kondisi sosiol-kultur masyarakatpun merupakan satu tantangan yang tidak mudah,”ujarnya.

Sambutan Ketua PERMATA Fakfak yang lama, Datje Metalmetty/foto monces.

Disamping itu, lanjut Datje, mereka tidak memiliki latar belakang pendidikan tingi. Yang mereka miliki ialah kemampuan kemandirian dengan komitmen inilah mereka tetap melakukan pekerjaan-pekerjaan mereka dengan mencapai hasil yang terus dikenang.

“Saat ini keberehasilan para pendahulu orang tanimbar di fakfak tinggal sebuah memori, peranan orang tanimbar disaat ini tidaklah banyak yang ditonjolkan. Hal ini sudah tentu sangat dipengaruhi oleh konteks sosial budaya, ekonomi, politik maupun agama yang sangat jauh berbeda dengan masa lalu,”jelasnya.

Mencermati hal ini, sambung Datje, maka sudah saatnya orang Tanimbar di Fakfak harus mendiskusikan bagaimana berperan mewujudkan PERMATA menggapai sebuah tatanan kehidupan PERMATA baru yang damai, maju dan sejahtera, sehingga dapat memposisikan diri dalam wujud partisipasi dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat (poleksosbud dan ham) dengan masyarakat lainnya membangun Fakfak menuju Fakfak yang mandiri dan sejahtera dan bukan bekerja serta berjuang untuk kehidupan sendiri.

Salah satu Tarian Tanimbar yang dipersrmbahkan oleh putra-putri Tanimbar di Fakfak/foto monces.

“Dengan mempertimbangkan realitas sosial kemasyarakatan dewasa ini, maka kita perlu menyadari bahwa memulai sesuatu yang baik tidaklah muda. Dalam menjalani suatu proses untuk mencapai tujuan yang telah/akan kita sepakati tentu ada faktor-faktor internal yang harus dikelola secara arif agar menjadi satu kekuatan bagi organisasi yang dapat mempersatukan dengan tetap menjaga keutuhan sekaligus dapat dijadikan sebagai daya dorong potensi seluruh masyarakat tanimbar, harus perlu dipupuk dan dikembangkan melalui diskusi, perdebatan dalam suatu musyawarah,”pungkasnya.

Musda II PERMATA tahun 2020 mengusung tema : Melalui Musyawawah Daerah Persatuan Masyarakat Tanimbar (PERMATA) Kabupaten Fakfak tahun 2020, kita perkokoh hubungan DUAN LOLAT dalam Pembangunan Fakfak.

Pada kesempatan itu, Asisten Bidang Pemerintahan Setda Fakfak, Arobi Hindom menyerahkan secara simbolis 200 Masker kepada Ketua PERMATA Fakfak yang lama srlanjutnya diserahkan kepada Ketua Panitia Musda.

Sedangkan penyematan Tanda Peserta Musda oleh Dandim 1803/Fakfak melalui Pasi Log Kapten Inf. Bonadji dan Kapolres Fakfak melalui Kasat Bimas Polres Fakfak Iptu Ilham, SH, M.M.

Suksesnya acara Musda II PERMATA Fakfak atas kerjasama seluruh Masyarakat Tanimbar di Kabupaten Fakfak, Ketua Panitia Musda, Modestus Samponu, Wakil Ketua Panitia Musda, Andry Laritembun dan Sekretaris, Salmon Teruraun. [monces]

POTRET KEGIATAN :

Tarian kreasi modern (Modern Dancer) oleh putra-putri Tanimbar di Fakfak/foto monces.
Ttarian kreasi modern (Modern Dancer) oleh putra-putri Tanimbar di Fakfak/foto monces.
Foto bersama Asisten Bidang Pemerintahan Setda Fakfak, Arobi Himdom, Mewakili Dandim dan Kapolres dengan Tarian Tanimbar dan tarian kreasi modern (Modern Dancer) oleh putra-putri Tanimbar di Fakfak/foto monces.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close