Politik

KPU Fakfak Akan Gelar Debat Kandidat Dibatasi Tidak Boleh Bawa Massa

FAKFAK, kabarfakfak.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Fakfak akan menyelenggarakan debat Kandidat Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Fakfak dalam Pilkada serentak 2020.

Ketua KPU Kabupaten Fakfak, Dihuru Dekry Radjaloa, SP mengatakan, debat kandidat digelar dibatasi tanpa dihadiri pendukung Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Fakfak untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Debat kandidat calon bupati dan calon wakil bupati Fakfak akan kita batasi, tanpa dihadiri pendukung dari masing-masing pasangan calon, untuk mencegah penyebaran Covid-19,”ujar Dekry sapaan akrab, Senin (13/10/2020).

Menurutnya, prmbatasan itu diatur dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2020, pada pasal 59 yang menyebutkan, pelaksanaan debat hanya diikuti oleh pasangan calon, dua orang perwakilan Bawaslu Provinsi atau Bawaslu Kabupaten, empat orang tim kampanye, tujuh atau lima orang anggota KPU Provinsi, atau lima orang anggota KPU Kabupaten.

“Debat kandidat akan kita mulai awal November 2020, dan Penalis rencananya dari dua Universitas yakni, Uncen dan UNIPA, namun pertimbangan wilayah, dimana UNIPA berada di wilayah Papua Barat jadi kemungkinan kita datangkan Penalis dari UNIPA, sementara kita koordinasi dengan KPU Provinsi Papua Barat,”kata Dekry.

Sedangkan, lanjut Dekry, terkait tempat pelaksanaan, rencanannyan digunakan Aula Multi Purpose LPP RRI Fakfak dan gedung lainnya dianggap layak.

“Sementara terkait siaran yang kita gunakan, yaitu siaran radio (RRI,red) dan juga televisi, nah terkait televisi ini, sedang kita menunggu proposal dari mereka, yang sudah masuk di meja saya InewsTV dan JayaTV, ada juga rencana dari TVRI Papua tapi sampai saat ini belum ajukan proposalnya,”jelas Dekry. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close