Metro Fakfak

Kilas balik GKI Jemaat Kalvari Werikapal

Suasana ibadah Pentabisan gedung gereja GKI Jemaat Kalvari Werikapal/foto monces.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Jemaat ini dahulu bernama jemaat Kalvari Timur jauh yang pada awalnya pos pelayanan Imanuel Kotawi. Karena bertambahnya penduduk di jalan kokas dan sekitarnya maka dirasakan perlu untuk menjadikannya sebagai jemaat yang berdiri sendiri, di tahun 1985 oleh ketiga orang tua kekasih yakni :

1. Bapak Dominggus Hindom (Seorang Guru)
2. Bapak Dominggus Kabes (Pegawai Pertanian) almahrum
3. Bapak Paulus Patiran (Seorang Aparat Kepolisian) almahrum.

Berinisiatif untuk memajukan jemaat Kalvari Timur Jauh, ditengah keterbatasan, melakukan ibadah di Sanggar Pramuka yang kemudian hari ibadah rutin dirumah Dominggus Hindom serta ditopang oleh Pdt. Nicodemus Kabes Almahrum yang pada waktu itu bertugas di jemaat Hana Air Besar yang sedang membangun rumahnya dijalan kokas depan gudang CV. Berkat.

Meskipun belum selesai dibulan Desember 1985 beliau memimpin ibadah Natal 1 jemaat tersebut. Sejak itu semangat jemaat semakin berkobar-kobar. Hal ini menggerakan Bapak Stevanus Kabes almahrum seorang pegawai kesehatan memberikan/menghibahkan tanahnya untuk gereja lama sebagai tempat ibadah.

Seluruh jemaat bersatu untuk membangun gereja berukuran 7 X 12 meter dan diselesaikan ditahun 1993 dan dilakukan ibadah peresmian bersamaan dengan natal ditahun itu dan berlangsung hingga 22 Oktober 2020.

Ditahun 2013, dibentuklah panitia pembangunan yang diketuai oleh Pnt. Frits Kabes SE. MSi. Ditahun 2016, dana jemaat yang ada, ditambah bantuan hibah Bapak Gubernur Papua Barat yakni Bapak Dominggus Mandacan yang sebesar 1 Milyar, (Tahap Pertama) di tahun 2016. oleh panitia datang kepada Dr Beni Kwa ( anak Alm Mantri Eli ) yang bersedia melepas (menjual) tanahnya untuk pembangunan gereja Kalvari yang sekarang.

Tepatnya 22 Oktober 2016 dilakukan peletakan batu pertama pembangunan gereja ( Jemaat Kalvari ), yang Berlangsung selama 4 tahun (hari ini). Kemudian gubernur Papua Barat memberikan bantuan Dana Hibah Tahap Kedua di tahun 2019 sebesar 500.000.000.

Untuk penyelesaian pembangunan gedung gereja, diman sebelumnya di 26 November melalui sidang Jemaat ini merubah namanya menjadi Jemaat Kalvari Kampung Wrikapal. Gereja yang ditabiskan ini berukuran 12 x 26 meter.

Sumber : Panitia Peresmian Gedung GKI Kalvari
Editor     : Monces.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close