Metro Fakfak

Reses Triwulan III Anggota MRPB Wenand Weripang Jaring Aspirasi OAP Terkait Adat

FAKFAK, kabarfakfak.com – Anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) dari Unsur Pokja Adat Wenand Weripang melakukan Reses Triwulan III Tahun 2020 di Meeting Room Hotel Haway Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Kamis (29/10/2020) pagi.

Reses tersebut digelar untuk menjaring aspirasi Masyarakat Orang Asli Papua (OAP) tentang Adat, apa saja yang menjadi kendala atau permasalahan.

Dari Penjaringan aspirasi masyarakat itu, membuat banyak masukan dari masyarakat OAP, diantaranya terkait hak ulayat dan juga penyaluran dana Otonomi Khusus (Otsus) yang tidak merata.

Eli Tuturop peserta Reses III MRPB jaring aspirasi terkait Adat.

Eli Tuturop salah satu peserta mengatakan, pemalangan terjadi akibat kurangnya koordinasi dengan Pemerintah dengan Lembaga Adat dan juga masyarakat pemilih hak ulayat.

“Kendala yang dihadapi adalah, sebelum melakukan pembangunan, pemerintah tidak pernah koordinasi dengan pemilik hak ulayat dan juga lembaga adat setempat, hal ini terjadi pemalangan,”ujar Eli.

Eli berharap, pemerintah tidak menyalahkan masyarakat pemilik hak ulayat, karena pemilik hak ulayat itu tidak mengetahui apa saja yang akan dilakukan oleh pemerintah.

“Katakanlah pemerintah mau membangun infrastruktur yang akan menjadi aset pemerintah, sebelum melakukan pembangunan, merembuk dulu dengan masyarakat pemilik hak ulayat, jangan main asal ceroboh bangun, ujung-ujungnya palang,”jelasnya.

Selain Eli, juga ada peserta yang menyampaikan terkait dan Otonomi Khusus atau Otsus yang terkesan hanya dinikmati tidak merata oleh masyarakat OAP. Namun terkait hasil reses tersebut banyak aspirasi dari masyarakat terkait pemalangan di Kabupaten Fakfak.

Anggota MRPB Wenand Wenda menyampaikan terima kasih kepada masyarakat khusus OAP yang telah hadir untuk menyampaikan aspirasi kepada MRPB.

“Hasil penjaringan ini akan kita rangkum dan kita buat dalam bentuk rekomendasi untuk sampaikan ke Pemerintah untuk menindaklanjutinya, itulah tugas kami, sebab perlu ketahui bahwa kami bukan bajeting, tapi hanya menjaring aspirasi masyarakat khusus OAP,”ujarnya.

Terkiat dengan aspirasi masyarkat OAP, lanjut Wenand, akan disamapikan perbidang untuk nantinya disampaikan ke Instansi tehknis atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Peserta Reses III MRPB penjaringan terkait Adat/foto monces.

“Misalnya bidang pendidikan, kita nanti rekomendasikan ke Dinas Pendidikan, sama halnya bidang-bidang lain, tetap kami akan kawal, tetapi yang memutuskan adalah pemerintah bersama DPR sesuai dengan bidang tugas mereka masing-masing,”jelasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close