Politik

Lagi, Delapan Oknum ASN di Fakfak Dilaporkan ke KASN

FAKFAK, kabarfakfak.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Fakfak kembali merekomendasikan 8 oknum aparatur sipil negara (ASN) dllingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Sebelumnya 4 oknum ASN direkomendasikan ke KASN, sehingga total keseluruhan sudah 12 oknum ASN yang direkomendasikan ke KASN.

Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Sengketa (HPPS) Bawaslu Kabupaten Fakfak Abdul Tanggi Irirwanas mengatakan, 8 oknum ASN diduga telah melanggar asas netralitas ASN.

“Karena diduga langgar asas netralitas ASN, sehingga kami Bawaslu rekomendasikan ke KASN untuk diproses sesuai amanat undang-undang “ujar Tanggi sapaan krabnya.

Bawaslu pada prinsipnya, kata Tanggi, hanya menerima laporan atau menemukan, mengkaji dan merekemendaksikan ke KASN.

“Sedangkan KASN yang akan memutuskan adanya pelanggaran dan memberikan sanksi,”kata Tanggi.

Netralitas ASN, beber Irirwanas diatur dalam Undang-undang ASN Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2004 tentang pembinaan jiwa Korps dan Kode Etik PNS, dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010, tentang disipin PNS.

“Juga diatur dalam Peraturan Bawaslu Nomor 14 tahun 2017 tentang penanganan laporan pelanggaran pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota, juga Perbawaslu Nomor 6 tahun 2018 tentang Pemgawasan metralitas ASN, anggota TNI, dan Polri,”jelasnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat yang hendak menemukan dugaan pelanggaran netralitas ASN, melaporkan ke Bawaslu.

“Bawaslu tidak saja sendiri melaksnakan pengawasan, tetapi peran aktif masyarakat dalam mengawal, mengawas pesta demokrasi ini berjalan aman, lancar dan sukses untuk memilih pemimpin sesuai.pilihan masyarakat,”tandasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close