HeadlineHukum & Kriminal

Tim Koalisi Advokasi Dampingi 4 Saksi Rusuh di Fakfak

FAKFAK, kabarfakfak.com – Belasan pengacara yang tergabung dalam Tim Koalisi Advokat untuk Kemanusiaan melakukan pendampingan terhadap 4 Aktivis dan Masyarakat, yang diduga terlibat aksi demo damai yang berujung anarkis atau kerusuhan 21 Agustus 2019 di Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat.

Tim Koalisi Advokat untuk Kemanusiaan itu terdiri dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerimis, Lembaga Penelitian Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) dan Lembaga Studi dan Advokasi Hak Asasi Manusia (ELSHAM).

Belasan pengacara yang melakukan pembelaan terhadap 4 orang saksi yakni, Yosep Titirloloby, S.H, Yan Christian Warinussy, SH, Theresje J Gasperz, S.H, Rifal Kasim Pary, S.H, Paulus Sania Sirwutubun, S.H, Frelino Sandriyoan Laetemia, S.H, Hendra J.C. Talla, S.H, Irfan Boiratan, S.Hi, Martinus Warpopor, SH, dan Herman Nur Pongoh, S.H.

Ketua LBH Gerimis Cabang Fakfak Paulus Sania Sirwutubun, S.H mengatakan, Tim Koalisi tersebut mendampingi serta membela kepentingan hukum terhadap 4 orang saksi yang diduga terlibat aksi demo damai yang berujung anarkis atau kerusuhan 21 Agustus lalu.

“Empat orang saksi yang sedang kami lakukan pendampingan, 3 diantaranya duduga terlibat Makar dan satu orang saksi diduga terlibat pembakaran pasar Thumburuni Kabupaten Fakfak,”ujar Paulus Sirwutubun ditemui di Kantor Satuan Reskrim Polres Fakfak, Jumat (13/9/2019) sore tadi.

Pantauan media sekitar pukul 15.00 WIT, Tim Koalisi Advokat Untuk Kemenausiaan mengenakan sergam hitam-hitam membawa 4 orang saksi dugaan mekar dan pembakaran pasar Thumburuni menjalani pemeriksaan.

Empat orang saksi itu yakni, AH, AR, HH dan SR, dari Empat orang saksi yatu AH, AH dan HH diperiksa atas dugaan makar pasal 106 jo pasal 110 ayat (2) ke 1e, 3e dan 4e KUHP. Sedangkan SR terkait dugaan pembakaran pasar Thumburuni Kabupaten Fakfak. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close