HeadlineHukum & Kriminal

Kasus Kematian Irawati, Tes DNA Tak Temukan DNA Orang Lain

FAKFAK, kabarfakfak.com – Pemeriksaan laboratorium untuk uji DNA atas sample barang bukti yang dikumpulkan polisi di lokasi ditemukannya jenazah Evelin Irawati sebulan yang lalu (22 Oktober 2019), ternyata tidak ditemukan DNA milik orang lain. Demikian ditegaskan Kasat Reskrim Polres Fakfak, AKP. Misbachul Munir, S.IK. kepada media ini tadi pagi.

“Berdasarkan hasil uji laboratorium, ternyata tidak ditemukan DNA milik orang lain pada sampel barang bukti yang kami bahwa ke Makassar. Dengan demikian, penjelasan atas penyebab kematian saudari Irawati, adalah seperti yang dijelaskan oleh dokter ahli forensik, yakni disebabkan  asfiksia, atau kondisi kekurangan oksigen saat bernafas.

Munir juga menegaskan kembali bahwa, berdasarkan pemeriksaan dokter ahli forensik yang memeriksa jenazah Irawati pada 23 Oktober 2019, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang bisa menjadi penyebab meninggalnya korban.

“Dengan begitu, maka hasil uji laboratorium atas DNA tersebut, membuat kasus ini telah terjawab dan kami berharap tidak praduga lain,” pungkas Munir.

Sebulan lalu, tepatnya pada 22 Oktober 2019, Evelin Irawati, seorang isntruktur Senam di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, ditemukan meninggal dunia di kamar kostnya, di Kelurahan Wagom. Ira, panggilannya, ditemukan sudah tak bernyawa dalam posisi telentang dan badanyya sudah bengkak serta mengeluarkan aroma kurang baik. Saat itu, banyak yang menduga, ibu cantik ini meninggal secara tidak wajar, sehingga polisi mendatangan dokter ahli forensik dan melakukan uji DNA. (wah/monces)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close